Selasa, 28 Februari 2017

Sabtu, 25 Februari 2017

pengembangan E-LEARNING dalam pembelajaran kimia



PENGEMBANGAN E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN KIMIA



SISTIM BELAJAR DENGAN E-LEARNING


 Adapun beberapa definisi dari e-learning diantaranya:

1. Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran
2. Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi
3. Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan Sehingga

karakteristik E-learning adalah sebagai berikut :

1. Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.
2. Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan computer anetworking)
3. Menggunkan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.
4. Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.

Sehingga beberapa manfaat dari learning adalah:

1. Penggunaan E-learning untuk menunjang pelaksanaan proses belajar dapat meningkatkan daya serap mahasiswa atas materi yang diajarkan.
2. Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
3. Meningkatkan kemampuan belajar mandiri mahasiswa.
4. Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan.

PENGERTIAN E-LEARNING

 Beberapa ahli mengemukakan bahwa istilah “e-learning” mengacu pada penggunaan teknologi internet untuk menyajikan sejumlah pilihan solusi yang sangat luas yang mengarahkan pada peningkatan pengetahuan. Sehingga menurut beberapa ahli yaitu Mary Daniels Brown dan Dave Feasey (2001) sebagaimana dikutip oleh Siahaan (2005: 66) mengemukakan bahwa e-learning adalah bentuk kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan jaringan, seperti: internet, Local Area Network (LAN), atau Wider Area Network (WAN) sebagai metode penyampaian, interaksi, dan fasilitasi, serta didukung oleh berbagai layanan belajar lainnya Menurut Soekartawi (2007: 27-28) pada dasarnya cara penyampaian dari e-learning, dapat digolongkan menjadi dua, yaitu komunikasi satu arah (One way communication), komunikasi dua arah (Two way communication). Komunikasi antara guru dan siswa sebaiknya dilakukan secara dua arah, karena didalam pembelajaran membutuhkan interaksi yang lebih dekat agar tujuan pembelajaran dapat tersampaikan dengan baik.

FUNGSI E-LEARNING

Menurut Siahaan (2002) sebagaimana dikutip oleh Ahlis (2007: 21-24) fungsi pembelajaran elektronik terhadap kegiatan pembelajaran di dalam kelas (classroom instruction) antara lain:

(1) Suplemen (Tambahan)
Dikatakan berfungsi sebagai suplemen (tambahan), apabila siswa mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak. Dalam hal ini, tidak ada
kewajiban/keharusan bagi siswa untuk mengakses materi pembelajaran elektronik. Sekalipun sifatnya opsional, siswa yang memanfaatkannya tentu akan memiliki tambahan pengetahuan atau wawasan.

(2) Komplemen (Pelengkap)
Dikatakan berfungsi sebagai komplemen (pelengkap) apabila materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima siswa di dalam kelas. Sebagai komplemen berarti materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk menjadi materi pengayaan atau remedial bagi siswa di dalam mengikuti kegiatan pembelajaran konvensional.

(3) Substitusi (Pengganti)
Beberapa sekolah di negara-negara maju memberikan beberapa alternatif
model kegiatan pembelajaran/pembelajaran kepada para siswanya.Tujannya agar para siswa dapat secara fleksibel mengelola kegiatan pembelajarannya sesuai dengan waktu dan aktivitas lain sehari-hari siswa. Ada 3 alternatif model kegiatan pembelajaran yang dapat dipilih siswa, yaitu: sepenuhnya secara tatap muka (konvensional), sebagian secara tatap muka dan sebagian lagi melalui internet, atau bahkan sepenuhnya melalui internet.

MANFAAT  E-LEARNING

 E-learning mempermudah interaksi antara siswa dengan bahan/materi pelajaran. Demikian juga interaksi antara siswa dengan guru maupun antara sesama siswa. Siswa dapat saling berbagi informasi atau pendapat mengenai berbagai hal yang menyangkut pelajaran ataupun kebutuhan pengembangan diri siswa. Guru dapat menempatkan bahan-bahan belajar dan tugas-tugas yang harus
dikerjakan oleh siswa di tempat tertentu di dalam web untuk diakses oleh para siswa.

Selasa, 21 Februari 2017

tugas terstruktur 1



TUGAS TERSTRUKTUR

Soal

1.     Menurut cognitive theory of multimedia learning bahwa ada tiga asumsi utama yang dijadikan acuan dalam merancang suatu multimedia pembelajaran .jelaskan ketiga asumsi tersebut dengan memberikan contoh masing-masing media yang relevan untuk pembelajaran kimia ?
2.     Jelaskan bagaimana teori  dual ciding dapat di adaptasikan dalam menyiapkan suatu multimedia pembelajaran kimia ?

Jawaban :

1.     Ada tiga asumsi yaitu :
a.     asumsi yang pertama adalah manusia memiliki dua cara dalam memproses informasi apasaja yang mereka dapat melalui dua jalur yaitu visual dan audio . contohnya radio.
b.     Asumsi yang kedua yaitu manusia memiliki daya tamping yang terbatas terhadap informasi yang masuk pada setiap jalur yang diterima pada waktu yang sama. Contohnya seperti mengingat dan memahami.
c.     Asumsi yang katiga yaitu manusia menggabungkan berbagai macam informasi yang mereka terima baik secara visual maupun secara audio yang kemudian dapat digabungkan menjadi satu dan menginregasikan dengan pengtahuan lainnya yang mereka ketahui. Contohnya yaitu suara kata-kata dan gambar.

2.     Teori dua coding yaitu dimana dia menyatakan bahwa informasi yang diterima seseorang dapat diproses melalui salah satu dua chanel yaitu chanel verbal dan suara seperti diagram gambar.
Aktivitas dimulai ketika sensori memori menerima rangsangan dari lingkungan baik berupa rangsangan verbal maupun rangsangan nonverbal.

teori pemrosesan informasii berbantuan media



TEORI PEMROSESAN INFORMASI BERBANTUAN MEDIA



Suatu pengetahuan penting bagi guru untuk memahami bagaimana menggunakan teknologi secara efektif untuk mengajarkan materi pelajaran tertentu. Oleh karena itu kegiatan pembelajaran harus kreatif dalam memilih model atau desain pembelajaran . salah satunya yaitu dengan menggunakan pembelajaran berbantuan multimedia  seperti menggunakan power point.
Pengertian pembelajaran multimedia yaitu pembelajaran yang menggunakan berbagai jenis media yang berbeda dalam menyampaikan pesan atau materi pembelajaran agar materi dapat tersampaikan optimal kepada siswa.
Menurut teori pemrosesan informasi, pengetahuan yang diproses dan dimaknai dalam memori kerja disimpan dalam memori jangka panjang dalam 
bentuk skema-skema teratur secara hirarkis. Tahap pemahaman dalam pemrosesan informasi dalam memori kerja berfokus pada bagaimana pengetahuan barudimodifikasi. Pemahaman berkenaan dan dipengaruhi oleh interpretasi terhadap stimulus.
 Faktor stimulus adalah karakteristik dari elemen-elemen desain pesan seperti ukuran, ilustrasi,teks, animasi,narasi,warna, musik, serta video.
Studi tentang bagaimana informasi diidentifikasi, diproses, dimaknai, dan ditransfer dalam dan dari memori kerja untuk disimpan dalam memori jangka panjang mengisyaratkan bahwa pendesainan pesan merupakan salah satu topik utama dalam pendesainan multimedia pembelajaran.
Proses pembelajaran yang efektif terletak pada optimalisasi beban kognitif dalam kapasitas memori kerja siswa yang terbatas.

Pembelajaran yang efektif dapat dicapai yaitu dengan mengelola beban kognitif asing dan meningkatkan beban kognitif berat.
beberapa istilah diantaranya yaitu :

1.     Multimedia ,yaitu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran contoh nya dengan power point
2.     Beban kognitif, yaitu suatu beban mental yang terkait dengan perbedaan tugas yang diminta dengan kemampuan seseorang.
3.     Teori beban kognitif yaitu menjelaskan fenomena yang dihasilkan oleh pembelajaran dengan mempertimbangkan kemampuan dan batasan rancangan kognitif manusia.
4.     Pembelajaran berdasarkan bantuan multimedia,yaitu merupakan pembelajaran yang dapat mengelola beban .

Ada beberapa langkah untuk dapat mencapai bantuan multimedia :

a.     Menginformasikan tujuan pembelajaran melalui power point
b.     Menyampaikan materi dengan power point
c.     Membentuk kelompok yang terdiri dari beberapa siswa
d.     Memberikan tugas
e.     Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok
f.       Membuat rangkuman tentang materi yang telah dipelajari.

Sabtu, 11 Februari 2017

prinsip dasar multimedia pembelajaran



PRINSIP DASAR MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

A.      Definisi multimedia pembelajaran

Pengertian multimedia sendiri adalah media yang menggabungkan dua unsure atau lebih media yang terdiri dari teks ,grafik,gambar,foto audio dan animasi secara terintegrasi .
Multimedia itu sendiri dapat terbagi menjadi dua kategori yaitu multimedia linier dan multimedia interaktif.multimedia linier adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna contohnya yaitu TV.
Multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya contoh multimedia pembelajaran interaktif atau aplikasi game.

B.      Keunggulan multimedia pembelajaran

Berikut ini adalah keunggulan dari multimedia pembelajaran itu sendiri yaitu :
-          Dapat memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata seperti kuman,bakteri,elektron dan lain-lain.
-          Dapat memperkecil benda yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan di sekolah seperti gajah rumah gedung dan lain-lain
-          Menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks rumit dan berlangsung cepat atau lambat seperti system tubuh manusia,bekerjanya satu mesin ,beredarnya planet mars berkembangnya bunga dan lain lain
-          Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh seperti bulan bintang dan salju
-          Menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya
-          Meningkatkan daya tarik perhatian siswa.

C.      Beberapa prinsip dari multimedia pembelajaran

a.       Prinsip multimedia
Orang belajar lebih baik dari gambar dan kata dari pada sekedar kata-kata.
b.      Prinsip kesinambungan special
Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disandingkan berdekatan dibandingkan apabila disandingkan berjauhan atau terpisah.
c.       Prisip kohorensi orang belajar lebih baik ketika kata-kata gambar suara video animasi yang tidak perlu dan tidak relavan tidak digunakan.
d.      Prinsip modalitas belajar
Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video dari pada dari animasi plus teks pada layar.
e.      Prinsip redudansi
Orang belajar lebih baik animasi dan narasitermasuk video dari pada animasi narasi plus teks pada layar,
f.        Prinsip personalisasi.
Orang belajar lebih baik dari teksatau kata-kata yang bersifat komulatif daripada kalimat yang bersifat formal.
g.       Prinsip sinyal
h.      Prinsip perbedaan individu
i.         Prinsip praktek
j.        Pengandaiaan

D.      Prinsip pemilihan media
                Harus diketahui dengan jelas media itu dipilih dengan tujuan apa
                Pemilihan media harus secara objektif.